back

Transformasi Digital telah menjadi pendorong perusahaan atau startup untuk menjalankan operasional bisnis di bidang teknologi dan digital. Kebutuhan akan data menjadi sangat penting di dunia IT saat ini, untuk itulah, perlu adanya sebuah wadah atau tempat untuk menyimpan berbagai informasi dan data dalam kapasitas yang besar. Untuk menangani hal tersebut, saat ini telah diciptakan terobosan terbaru dengan memanfaatkan jaringan internet yang dinamakan dengan cloud computing.

Istilah cloud computing tentu sudah tidak asing lagi di perusahaan atau dunia startup. Sehingga, banyak yang menggunakan penyimpanan berbasis cloud, daripada menggunakan penyimpanan yang berbasis konvensional atau menyimpan pada server fisik atau hardisk. Bagi yang belum mengetahui apa itu cloud computing, kami akan memberikan pemaparannya lengkap mulai dari pengertian, tipe, fungsi dari cloud computing. Mungkin masih banyak yang belum mengerti apa itu cloud computing?

Pengertian Cloud Computing

Cloud Computing adalah sebuah layanan berdasarkan permintaan untuk komputasi, database, penyimpanan, aplikasi, dan sumber daya IT lain melalui platform layanan cloud via internet dengan harga sesuai penggunaan.

Elitery sebagai penyedia layanan cloud computing telah bekerjasama dengan Amazon Web Service (AWS), Google cloud, Azure, VMWare, dan lain – lain. Semakin menambah kepercayaan Anda untuk managed cloud menggunakan Elitery. Apapun jenis cloud bisnis Anda, kami bisa membantu Anda dalam mengelola cloud bisnis Anda. Cloud computing merupakan opsi yang populer saat ini karena memiliki banyak keuntungan, seperti irit biaya, meningkatkan produktivitas, kecepatan, efisiensi, performa, dan keamanan. Maka dari itu, banyak perusahaan atau orang-orang yang beralih menggunakan cloud untuk penyimpanan data.

Memahami Lebih Jauh Tentang Cloud Computing

Kemudahan cloud computing yang membuat penggunanya dapat mengakses  data kapan saja dan dimana saja asalkan terhubung dengan internet. Perusahaan-perusahaan yang menyediakan layanan cloud, memungkinkan para penggunanya menyimpan file dan aplikasi dari server jarak jauh. Ini berarti, seorang pengguna tidak perlu berada di tempat tertentu untuk mendapatkan akses file-nya. 

Cloud computing bisa bersifat public atau private. Public cloud menyediakan layanannya secara publik di internet. Sementara di lain sisi, private cloud hanya menyediakan layanannya ke orang-orang tertentu. Juga ada opsi hybrid, yang mengkombinasikan baik public cloud maupun private cloud.

Tipe Cloud Computing Menurut Jangkauan

Berdasarkan sifat jangkauan layanan, Cloud Computing terbagi menjadi empat tipe layanan :

  • 1. Public cloud

Source : freepik.com

Jenis Public Cloud merupakan bentuk paling umum dan banyak digunakan dari cloud. Para pelanggan, baik individu maupun perusahaan bisa mengakses layanan yang disediakan oleh provider melalui internet. Nantinya, sumber daya komputasi seperti aplikasi, sistem penyimpanan data, dan jaringan yang diakses berbagi dengan banyak pengguna yang berbeda. Saat ini, jenis layanan Public Cloud digunakan oleh banyak perusahaan karena para vendor memiliki infrastruktur yang telah dilengkapi data center berkapasitas besar, seperti Amazon, Google, Microsoft, dan Azure. 

Hal itu memungkinkan pengguna lebih fleksibel dalam menentukan atau meningkatkan sumber daya yang ingin disewa dan membayarnya sesuai pemakaian tersebut. Dari sisi keamanan, bisa dibilang Public Cloud sangat mengutamakan faktor keamanan. Jadi, walaupun berada di lingkungan cloud yang sama, pengguna satu tidak bisa mengintip data pengguna lain.

2. Private cloud

Source : freepik.com

Private Cloud merupakan layanan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan organisasi atau perusahaan tertentu.  Infrastruktur layanan Private Cloud dikelola dan dioperasikan hanya untuk kelompok yang umumnya berskala besar dan memiliki kemampuan untuk memiliki cloud sendiri. Dari sisi lokasi, Private Cloud bisa berada pada posisi on site atau off site. 

Pada prinsipnya, layanan Private Cloud tidak bisa diakses secara umum dan terbuka layaknya Public Cloud. Melainkan hanya bisa diakses oleh pihak internal perusahaan. Perusahaan memiliki kendali atas pelaksanaan cloud, baik perangkat keras, jaringan, sistem operasi, maupun perangkat lunak lain yang digunakan untuk menciptakan cloud

  • 3. Community cloud

Source : freepik.com

Community Cloud merupakan infrastruktur cloud yang digunakan secara bersama oleh beberapa organisasi yang memiliki kepentingan yang sama, dan kebutuhan tingkat keamanan yang sama.  Komputasi jenis ini digunakan secara eksklusif didasari oleh poin-poin pertimbangan kesamaan. Misalnya saja kebutuhan keamanan yang sama, misi dan kebijakan yang sama, atau pertimbangan kepatuhan yang serupa. 

Cloud kemungkinan dimiliki dan dikelola oleh satu atau lebih organisasi dalam komunitas tersebut. Bisa juga dimiliki pihak ketiga atau gabungan antara organisasi dan pihak ketiga.

  • 4. Hybrid Cloud

Source : freepik.com

nfrastruktur cloud yang tersedia pada Hybrid Cloud ini merupakan gabungan dari jenis cloud lain. Meski secara entitas tetap berdiri sendiri, tapi ada teknologi yang memungkinkan portabilitas data dan aplikasi antar cloud tersebut terhubung. 

Intinya, Hybrid Cloud merupakan komposisi dari dua atau lebih infrastruktur, baik Public Cloud, Private Cloud, maupun Community Cloud.

Elitery sebagai perusahaan IT Managed Service menawarkan layanan managed cloud yang berpengalaman dan didukung oleh Tim IT Engineers yang bersertifikasi Internasional seperti AWS, Google Cloud dan Microsoft untuk memberikan pelayanan terbaik dalam mengelola infrastruktur cloud bisnis Anda. Elitery memiliki dukungan layanan 24/7/365 untuk selalu siap membantu Anda kapanpun dan dimanapun dalam mengelola cloud bisnis Anda.

 Baca juga tentang : 6 Keunggulan Cloud Computing untuk Memudahkan Operasional Bisnis Anda

Tipe Cloud Menurut Jenis Layanan

Berdasarkan jenis layanannya, Cloud Computing juga terbagi menjadi empat tipe cloud :

  • 1. Platform as a Service (PaaS)

Source : freepik.com

Platform as a Service (PaaS) merupakan layanan berbasis cloud dengan cara menyewa perangkat keras (hardware), sistem operasi, storage, dan kapasitas jaringan via internet. Pengguna bisa menyewa virtual server dan layanan untuk menjalankan software berbasis web yang telah dikembangkan. Selain itu, pengguna juga dapat menguji software berbasis web yang sedang dikembangkan.

Biasanya, PaaS berupa framework yang digunakan oleh pengembang (developer) khususnya perusahaan startup untuk berfokus membangun atau membuat perangkat lunak. Dengan menggunakan PaaS, pengguna bisa memperoleh sumber daya untuk membuat perangkat lunak tanpa harus membeli hardware yang diperlukan.

  • 2. Infrastructure as a Service (IaaS)
cloud computing

Source : freepik.com

Infrastructure as a Service (IaaS) merupakan sebuah layanan infrastruktur komputasi awan yang berupa, satu paket perangkat hardware komputer virtual, bersama dengan jaringan internet, bandwidth, dan dukungan alamat IP. Terdapat jaminan online secara real time dan keamanan dalam ‘ruang lingkup’ satu unit layanan IaaS. Contoh Iaas antara lain, Cisco yang menyediakan fitur dasar solusi telepon dan Biznet GIO Cloud sebagai pusat data virtual untuk korporasi. 

Ketahui juga tentang : Perbedaan On Premise vs Cloud Computing untuk Infrastruktur IT, Simak Ulasannya!

 

  • 3. Data-Storage as a Service (DaaS)
cloud computing

Source : freepik.com

Data-Storage as a Service (DaaS) adalah model layanan cloud untuk penyediaan fasilitas sistem penyimpanan data secara remote dan dapat mengaksesnya kapan saja dan dari mana saja. Contoh industri komersial yang menyediakan layanan DaaS adalah EMC Storage Managed Service (SMS), dan Google Cloud Datastore.

  • 4. Software as a Service (SaaS)
  1. Source : freepik.com

  2. Software as a Service (SaaS) merupakan layanan yang mengacu pada perangkat lunak (software) berbasis cloud via online melalui internet dan bisa dibeli secara berlangganan. Aplikasi tersedia dalam bentuk langganan sesuai kebutuhan pengguna atau on-demand. Jadi, pengguna tidak perlu lagi membeli lisensi dan menginstal aplikasi, melainkan cukup membayar biaya sesuai pemakaian. Model ini adalah salah satu layanan cloud yang paling sering digunakan oleh perusahaan untuk membangun dan mengembangkan bisnis karena mudah dikelola dan sangat terjangkau. Pengguna tidak perlu mengunduh dan memasang di masing-masing perangkat untuk menyebarkannya ke seluruh tim. Layanan ini sangat berguna bagi tim yang bekerja dengan terpisah ruang dan jarak.

    Fungsi Cloud Computing bagi Perusahaan/Bisnis

  3. Source : freepik.com

  4. 1. Mempermudah infrastruktur IT dan pengelolaannya 
  5. 2. Mengurangi risiko kehilangan data dan risiko pemeliharaan server.
  6. 3. Efisiensi Biaya sehingga perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya membeli server fisik atau upgrade server 
  7. 4. Fleksibel dalam menambah kebutuhan bandwidth, storage dan mudah diakses.

Elitery juga telah berstatus advanced sebagai mitra cloud Amazon Web Service (AWS) di Public Sector. Sehingga hal ini semakin menambah keyakinan para klien Elitery dalam mempercayakan manage cloud bisnisnya dengan Elitery. Selain manage cloud, Elitery juga memiliki layanan cloud sendiri yaitu ELICLOUD. 

ELICLOUD juga menawarkan fleksibilitas dengan kemudahan data akses, kapan dan dimanapun kita berada dengan catatan bahwa pengguna terkoneksi dengan internet. Sangat memudahkan bukan? Segera miliki layanan ELICLOUD dan mudahkan operasional bisnis Anda menjadi lebih praktis dan efisien. ELICLOUD menyediakan private cloud, public cloud dan hybrid cloud sehingga mempermudah Anda dalam memilih layanan cloud yang sesuai dengan bisnis Anda.

Elitery adalah salah satu penyedia layanan cloud terpercaya di Indonesia. Anda tinggal memiliki cloud mana yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Elitery akan managed dengan baik untuk mendukung kemajuan bisnis Anda. Mulai konsultasikan kebutuhan cloud bisnis Anda dengan kami melalui email [email protected] atau kunjungi website kami di www.elitery.com untuk mempelajari setiap produk dan layanan dari Elitery.

Elitery

Safeguarding, Accelerating