back

 

Banyaknya kanal pelaporan saat ini adalah berupa aplikasi sehingga Pengguna/Pelapor harus menginstall aplikasi tersebut terlebih dahulu serta harus melakukan registrasi data diri sebelum melakukan pelaporan. Hal ini tentu menjadi salah satu faktor yang dapat memberatkan Pelapor dalam proses pelaporan. Elitery meluncurkan solusi sistem pelaporan terpadu melalui WhatsApp bernama “SiPANDU” untuk mewujudkan wadah komunikasi digital dengan teknologi terdepan.

SiPANDU adalah Sistem Informasi Laporan Terpadu yang menggunakan Aplikasi Whatsapp sebagai pengganti aplikasi atau formulir website sehingga memudahkan Pengguna/Pelapor untuk melaporkan permasalahan kepada Penyedia Layanan baik itu perusahaan, komunitas, pemerintah, maupun organisasi lainnya untuk menerima, menindaklanjuti, dan memonitor laporan yang masuk agar dapat terselesaikan secara cepat, tepat, dan terukur.

Menurut data Digital Report 2020 Indonesia dari We Are Social dan Hootsuite*, pengguna Whatsapp di Indonesia adalah sebesar 84% dari total jumlah pengguna internet di seluruh Indonesia. Hal tersebut menjadikan Whatsapp sebagai platform yang efektif dan mudah digunakan oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia.

Salah satu contoh penggunaan SiPANDU yang bermanfaat adalah untuk sistem pelaporan pelayanan publik. Didukung oleh Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 76 Tahun 2013 Pasal 5 Tentang Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik yang menyebutkan “Penyelenggara (penyelenggara pelayanan publik) dapat menyediakan media untuk pengaduan yang disampaikan secara elektronik antara lain surat elektronik, pesanan layanan singkat dan telepon”, SiPANDU dapat mendukung implementasi regulasi tersebut dengan segala kemudahan yang ditawarkan.

Tiga komponen yang terdapat dalam sistem pelaporan terpadu SiPANDU adalah SiPANDU WhatsApp Chatbot sebagai kanal pelaporan, SiPANDU Ticketing System sebagai sistem ticketing, dan SiPANDU Dashboard sebagai sarana monitoring terpadu. Berkonsepkan Smart Engagement, SiPANDU di desain sebagai kanal pelaporan yang sangat praktis dan efisien.

Source:
*https://datareportal.com/reports/digital-2020-indonesia