back

Di era transformasi digital ini, disaster recovery merupakan elemen penting untuk dimiliki perusahaan. Perusahaan harus memastikan keberlangsungan bisnis mereka dan mempertahankan kepercayaan konsumen. Tanpa memiliki perencanaan yang tidak tepat terhadap masalah – masalah tidak terduga, maka perusahaan akan menghadapi resiko kerugian finansial yang parah, hilangnya kepercayaan konsumen akibat aplikasi tidak berjalan baik, atau paling fatal perusahaan bisnis bisa gulung tikar setelah mengalami major data loss.

Banyak bencana atau masalah yang tidak terduga dengan cepat dapat menghancurkan seluruh jaringan atau database perusahaan bisnis Anda, terlebih jika Anda menganggap Disaster Recovery Plan (DRP) tidak penting sehingga perusahaan Anda tidak memiliki DRP atau rencana pemulihan bencana. Beberapa perusahaan memutuskan pentingnya memiliki DRP dikarenakan keberlangsungan bisnis harus jadi prioritas utama dan tentunya dapat meningkatkan profit dan menambahkan kepercayaan customer.

Apa Itu Disaster Recovery?

Disaster recovery planning (DRP) adalah perencanaan untuk melakukan recovery atau pemulihan sistem apabila terjadi suatu bencana alam, kegagalan operasional sistem (seperti update yang gagal) atau kesalahan manusia pada data center utama (main site) sebuah perusahaan. Anda perlu mengerti bahwa Disaster Recovery Plan lebih dari sekedar kesiapan saat menggunakannya.

Para pelaku bisnis tidak menyadari bahwa nilai data perusahaan yang tersimpan di data center merupakan ‘nyawa’ dari bisnis perusahaan tersebut. Oleh karena itu, tingkat urgensi pembuatan Disaster Recovery Plan adalah hal yang sangat penting demi kelangsungan bisnis mereka.

Tujuan Pembuatan Disaster Recovery Plan

Bertujuan untuk meminimalisir resiko yang terjadi dan optimalisasi keberlangsungan bisnis dalam menghadapi resiko bencana. Apabila manajemen tidak mampu atau tidak mengerti membuat DRP ini, maka harus bersiap menghadapi risiko dan kerugian yang besar. Sebaliknya jika pihak Manajemen memahami pentingnya Disaster Recovery Plan untuk bisnis perusahaan telah melakukan efisiensi biaya dan mitigasi risiko sebelum terjadi, karena biaya yang dikeluarkan juga tidak sebesar saat memperbaiki kerusakan yang terjadi. Paling terpenting bisnis tetap beroperasi seperti biasa saat bencana terjadi. Oleh karena itu, program Disaster Recovery Plan perlu melibatkan seluruh lini operasional dan manajemen perusahaan.

Benefit yang didapatkan ketika perusahaan memiliki program DRP ini adalah keberlangsungan bisnis (business continuity). Memiliki pendekatan yang strategis untuk business continuity dapat membantu perusahaan dalam mengamankan aset penting lainnya.

Baca juga tentang: https://www.elitery.com/articles/siapkan-elicovery-draas-terhadap-data-penting-anda/

Berikut 4 manfaat jika Anda memiliki Disaster Recovery Plan (DRP) untuk keberlangsungan bisnis Anda :

1. Efisiensi Biaya

Disaster Recovery Planning (DRP) memiliki banyak komponen penting, diantaranya yang pertama tindakan pencegahan untuk mengurangi risiko bencana akibat tindakan manusia. Kedua tindakan deteksi yang bertujuan untuk mengidentifikasi dengan cepat peristiwa yang tidak diinginkan. Lalu yang ketiga tindakan korektif untuk mengembalikan data yang hilang dan memungkinkan proses bisnis untuk dilanjutkan setelah bencana.

Untuk memaksimalkan keuntungan ini, Anda harus menganalisis potensi ancaman, memiliki dokumentasi lengkap terkait infrastruktur IT, menjaga sistem IT dalam kondisi yang optimal, memiliki cyber security, dan mencari solusi untuk menjamin keberlangsungan bisnis.

Pembaharuan yang tepat waktu dan memiliki aset teknologi yang lebih inovatif untuk menghemat biaya bagi perusahaan dalam jangka panjang. Selain itu, perubahan besar terlihat ketika banyak perusahaan yang mulai mengadopsi cloud-based data management.

Hal ini menjadi bagian dari DRP yang dapat meminimalkan biaya archive maintenance dan sistem backup yang komprehensif.

2. Meningkatkan Produktivitas Karyawan

Disaster Recovery Plan harus dilaksanakan oleh orang yang paham dan ahli. Dalam beberapa kasus, Disaster Recovery Plan setidaknya harus ditangani oleh dua orang dengan tugas yang sama. Redudansi seperti itu terbukti akan bermanfaat dalam jangka waktu panjang.

Ketika beberapa karyawan mampu menangani tugas yang diberikan sesuai fungsi masing – masing, perusahaan tentunya akan mendapatkan benefit terkait dengan integrasi jaringan. Selain itu, jika karyawan melakukan cuti liburan ataupun sakit, masih ada partner kerja lainnya yang dapat membackup tugas tersebut.

3. Retensi Pelanggan yang Lebih Besar

Saat ini, semua bisnis telah beralih menggunakan platform aplikasi atau berbasis web, sehingga ekspektasi customer sangat tinggi untuk kualitas layanan dari perusahaan tersebut. Mereka tidak mau tahu tentang kegagalan sistem atau downtime. Jika bisnis perusahaan mengalami downtime dalam jangka waktu pendek saja, maka klien akan beralih ke penyedia lainnya.

DRP memungkinkan bisnis untuk mempertahankan kualitas layanan terbaik, tidak peduli apapun kondisinya. Di beberapa industri seperti B2B, customer akan sangat worry dengan adanya downtime atau kegagalan produk. Tentunya ini akan mempengaruhi integritas perusahaan di mata klien yang menyebabkan potensi kegagalan dan reputasi menurun. Maka dari itu, investasi dalam DRP menjadi satu kewajiban bagi perusahaan untuk mencapai sustainable customer retention.

4. Meningkatkan Skalabilitas

Salah satu hal yang harus Anda lakukan ketika melakukan DRP adalah mengidentifikasi solusi yang innovative. Teknologi seperti penyimpanan data dan cadangan berbasis cloud dapat menyederhanakan proses archive maintenance, meningkatkan efektivitas dari backups dan mengurangi biaya DRP.

Pilihan teknologi cloud mudah diukur dan dapat menawarkan fleksibilitas daripada on-premise. DRP dimulai dengan penelitian yang menyeluruh dan perbandingan berbagai kemungkinan yang terjadi. Bisnis yang menjalankan DRP dapat dengan cepat menemukan solusi penyimpanan data yang tepat.

DRP dapat merampingkan proses IT, membantu menghilangkan perangkat keras yang berlebihan dan mengurangi risiko kesalahan pada manusia. Dalam arti tertentu Anda tidak hanya bersiap untuk pulih setelah bencana, melainkan Anda berupaya membuat bisnis dan perusahaan Anda agar tetap bertahan setelah bencana.

Solusi Disaster Recovery yang sederhana namun tetap bekerja secara optimal untuk bisnis anda

Terdapat banyak sekali manfaat jika Anda memiliki Disaster Recovery Plan. Hal ini menjaga keberlangsungan bisnis, meminimalisir kerugian jika terjadi masalah atau bencana. Backup dan disaster recovery plan dirancang untuk membuat perusahaan tetap berjalan meskipun sedang terkena bencana, baik itu yang berskala kecil, sedang, hingga besar sekalipun.

Sudah tahu tentang Elicovery? Elicovery merupakan Disaster Recovery as a Services terbaik dan terpercaya di Indonesia. Dengan pelayanan 24/7, kami dapat mengaktifkan Disaster Recovery kapanpun dan dalam situasi apapun dalam waktu cepat. Sehingga membuat aktivitas dan operasional bisnis Anda menjadi tersedia kembali saat terjadi bencana atau permasalahan pada server pusat (main site).

Bagi Anda para pelaku usaha atau pemilik perusahaan ini saatnya untuk mempertimbangkan menggunakan Disaster Recovery as a Service (DRaaS) untuk bisnis Anda. Pastikan Anda memilih provider yang terbukti mampu menyediakan DRaaS optimal dan terpercaya. Segera beralih menggunakan layanan Elicovery dari Elitery dan konsultasi dengan Tim Elitery untuk mendapatkan informasi lengkap seputar Disaster Recovery. Hubungi kami melalui email [email protected] atau kunjungi website kami di www.elitery.com.

 

Elitery
Safeguarding, Accelerating